Perdana Menteri Azerbaijan
4 Agustus 2003 – 4 November 2003
Ilham
Heydar oglu Aliyev (bahasa Azerbaijan: İlham Heydər oğlu Əliyev) lahir 24 Desember
1961 adalah Presiden Azerbaijan saat ini. Ia juga Ketua Partai Azerbaijan Baru
atau Yeni Azərbaycan Partiyası.
Biografi
Ia
lahir 24 Desember 1961 di Baku dalam keluarga yang memiliki keistimewaan hidup.
Periode 1967-1977, ia mendapat pendidikan sekolah dan
memasuki Universitas
Negeri Moskow pada Hubungan Internasional (MSUIR) pada tahun 1977. Setelah
lulus pada 1982, ia melanjutkan pendidikan pasc-asarjananya di MSUIR dan
mengajar di sana selama 5 tahun. Ia menyelesaikan risetnya dan menerima Ph.D.
dalam ilmu politik dan sejarah pada tahun 1985.
Periode
1985-1990, ia menjadi lektor Universitas Negara Moskwa pada Hubungan
Internasional dan memimpin kelompok perusahaan swasta industri-perdagangan pada
periode 1991-1994. Tahun 1991, dia meninggalkan profesi mengajar. Menurut
biografinya, dia terlibat kegiatan bisnis di Moskwa dan Istanbul. Tidak banyak
diketahui soal kegiatan bisnisnya, tetapi pada periode itu dia dikenal sebagai
seorang playboy. Isu-isu yang beredar, dia sering mengunjungi kasino dan sering
terjerat utang besar dalam perjudian, namun selamat karena kekuasaan ayahnya.
Sikap dan karakternya sungguh sangat kontras dengan ayahnya.
Tahun
1994, dia mulai berubah dan diangkat sebagai Wakil Presiden Wakil Presiden dan
kemudian menjadi wakil pimpinan pertama Perusahaan Minyak Negara Republik
Azerbaijan (SOCAR) pada periode 1994-2003. Secara aktif ia terlibat pada
pelaksanaan "strategi minyak Heydar Aliyev". Dua kali terpilih dalam
Milli Majelis (Parlemen) pada tahun 1995 dan 2000.
Sejak
1997, ia merupakan pemimpin Komite Olimpiade Nasional Azerbaijan sebagai
sumbangan besarnya pada pengembangan olahraga dan olimpiade, sehingga ia layak
mendapat hadiah medali tertinggi Komite Olimpiade Internasional. Karena
kesehatan Presiden Heydar Aliyev (ayahnya) memburuk, kemudian dia merancang
penciptaan sebuah dinasti politik. Ilham kemudian beralih haluan menjadi
politisi walaupun diragukan banyak orang.
Poster-poster
tunggal ayahnya diganti dengan poster yang menunjukkan wajah bapak dan anak di
kota-kota dan di desa-desa. Pada pertarungan posisinya sebagai politisi, dia
turut berkampanye soal pemilihan anggota parlemen tahun 1999. Dia gagal
menunjukkan kemampuannya. Partai Azerbaijan Baru (Yeni Azərbaycan
Partiyası/YAP) menang mudah, namun itu adalah akibat perhitungan suara yang
direkayasa. Dia kemudian dipilih sebagai Wakil Ketua Partai Azerbaijan Baru
yang sedang berkuasa. Dia mewakili ayahnya pada setiap pertemuan dengan pejabat
asing yang berkunjung dan membuka pusat olahraga kaliber olimpiade baru di
Azerbaijan untuk mendukung posisinya sebagai politikus. Pada 1999, ia diangkat
sebagai deputi dan deputi pertama partai yang berkuasa Partai Azerbaijan Baru
pada tahun 2001. Periode 2001-2003, ia menjabat ketua delegasi parlemen
Azerbaijan pada Majelis Parlemen Dewan Eropa (PACE) dan diangkat sebagai Ketua
Deputi Majelis Parlemen Dewan Eropa dan anggota kantor PACE pada Januari 2003.
Pada 2003 tersebut, ia menghentikan kegiatannya sebagai anggota parlemen karena
diangkat sebagai Perdana Menteri pada 4 Agustus 2003. Pengangkatannya sebagai
Perdana Menteri diterjemahkan oleh analis sebagai jalan menuju posisi presiden.
Berdasarkan konstitusi Azerbaijan, Perdana Menteri otomatis berperan sebagai
kepala negara jika presiden tidak mampu menjalankan tugas. Heidar Aliyev memang
dilaporkan sakit parah di rumah sakit di Turki. Mereka yang mengenal Ilham
dengan baik meragukan kemampuannya. Ilham sendiri dikenal tidak punya taktik
kuat untuk menjabat sebagai presiden di negara yang terkotak-kotak dan susah
diajak kompromi. Azerbaijan bertetangga dengan Iran dan Turki. "Mudah bagi
Ilham untuk naik ke kekuasaan, tetapi akan sulit bagi dia bertahan," kata
Elmar Husseinov yang seorang analis politik. "Siapa Ilham Aliyev? Dia
adalah anak presiden. Jika Heydar Aliyev tidak lagi ada di sekitarnya, dia
tidak akan menjadi seseorang," kata Zardusht Alizade yang oposisi. Pada
April 2004 karena partisipasi aktifnya dalam PACE dan komitmen ke Eropa, ia
dihadiahi medali dan diploma sebagai anggota terhormat PACE. Ia menjadi
Presiden Azerbaijan pada 15 Oktober 2003. Pada pemilu ini, ia meraih 2.438.787
suara (76,8%). Ia unggul atas tujuh kandidat lain, yaitu Isa Qambar, Lala
Sövket Hacıyeva, Etibar Mammadov, Ilyas Ismayılov, Sabir Rüstamxanlı, Qüdrat
Hasanquliyev, dan Hafiz Hacıyev. Isa Qambar yang dicalonkan oleh Partai
Kesetaraan (Müsavat Partiyası) menempati urutan kedua dengan 372.385 (14%)
suara. Dengan kemenangan ini, Ilham meneruskan jabatan presiden pada 31 Oktober
2003 dan layak menggantikan mantan Presiden Heydar Aliyev yang adalah ayahnya
sendiri.
Info
Pribadi
Ia
menulis sejumlah riset aspek geopolitik strategi minyak kekuasaan Azerbaijan.
Ilham Aliyev fasih berbahasa Azeri, bahasa Rusia, bahasa Perancis, bahasa
Inggris, dan bahasa Turki. Ia menikah dan dikaruniai tiga anak; yaitu Heidar
yang termuda dan masih sekolah di tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Kenalan menyebutnya sebagai pribadi yang hangat, cerdas, dan jenaka.
